Minggu, 23 Desember 2012

Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 5 Part 2

Episode 5 Part 2

Selepas kepergian Ah Jung, Se Kyung bergumam, "Aku tidak bisa melihat bahkan bertemu dengannya, huh?"

Seung Jo bercerita pada *Dokter Seo kalau ia mempekerjakan seorang stylist karena kesibukannya dan lebih baik dia membantu seseorang dalam masa sulit. Lagi pula, Se Kyung bisa memperjelas matanya membedakan barang dan itu bisa membuatnya menjadi desainer yang bagus. Itulah yang disebut "memberikan kembali pada masyarakat" dan "kewajiban kaum bangsawan".


*Dokter Seo itu adalah Dong Wook, cuman aku bilang dokter Seo kalog Seung Jo nemuin dia sebagai dokter (dirumah sakit).


Dokter Seo bertanya apakah hal itu membuatnya sembuh? Dia bertanya karena Seung Jo terlihat baik sekarang. "Sebenarnya.." ujar Seung Jo membuat Doker Seo penasaran. "Aku ingin tahu. Aku serius" ujar Seung Jo.


Dokter Seo menjentikkan jarinya, "Itu dia! Kau serius pada wanita itu dan ingin mengetahui tentangnya lebih lagi." Tapi Seung Jo membantah, ia ingin tahu lebih dalam tentang dirinya, "Kupikir aku sudah tertutup sepenuhnya. Tapi aku merasa diriku perlahan-lahan terbuka."


Dokter Seo bertanya, "Apa kau merasa itu terbuka?" Seung Jo menjawab dengan wajah serius, "Hatiku. Aku ingin tahu.. Seberapa jauh itu akan terbuka."


Se Kyung membaca catatan Yoon Joo, "Pekerjaan terberat didunia ini adalah memperoleh hati orang lain dan kepercayaan. Mendapatkan hati orang itu berarti orang itu bisa percaya padaku. Dan itu selalu berasal dari komunikasi. Komunikasi adalah empati. Empati berasal dari emosi. Dan, emosi harus mengandung ketulusan."


Se Kyung mengulangi, "Kepercayaan.. Komunikasi.. Empati.. Emosi.." Se Kyung menghela nafas, bukankah setidaknya dia bertemu dengan orang itu? (J.T.C)


Presdir Cha bertemu dengan Tommy. Ia  tidak percaya kalau *Jean Thierry Cha mencari sponsor apalagi dia (J.T.C) dekat dengan wanita. Tommy curiga, curiga pada Presdir Cha yang seperti mengetahui banyak hal tentang Jean Thierry Cha.

*Tommy Hong gak tahu nama Koreanya Jean Thierry Cha (Seung Jo).


Tommy lalu bertanya alasan kenapa Presdir Cha ingin tahu hubungan Seung Jo dengan wanita itu (Se Kyung). Presdir Cha menjawab untuk membuatnya menyerah (submit: kalah; tunduk) sambil membuat jempolnya mengarah kebawah.


Tommy Hong berada diruangannya. Ia bingung kenapa Presdir Cha ingin Jean Thierry Cha kalah? Sekretaris mengetahui sesuatu, ia menduga karena Royal Department Store ingin mengajak Artemis bergabung, tapi sepertinya ia gagal. Tommy semakin curiga, ia berpikir kalau Presdir Cha gagal dalam bisnis, bukankah mereka bisa mencoba mengubah sudut pandangnya? Lagipula kenapa ia hanya ingin menjatuhkan Jean Thierry Cha?


Tommy semakin curiga, mungkin ada masa lalu yang tidak mereka ketahui tentang hubungan keduanya. Mereka terlihat cocok satu sama lain, tetapi mereka bersikeras kalau mereka tidak cocok satu sama lain. Tommy berpikir kemungkinan mereka terhubung karena percintaan. Mungkin Jean Thierry Cha berkencan dengan anak perempuannya atau mungkin Presdir Cha mengencani kakak perempuannya.


Tapi, tunggu dulu. Tiba-tiba Tommy teringat sesuatu. Ia membuka memori otaknya, di sebuah majalah ada berita tentang penerus baru Royal Grup. Ia lalu menyuruh Sekretarisnya mencari informasi tentang keluarga Presdir Cha Il Nam. Kenapa? Apa Tommy sadar akan sesuatu? Tommy lalu bergumam, "Kau menyebabkan banyak masalah.. Presdir Jean Thierry Cha."


Seung Jo memberitahu Se Kyung pakaian jas yang akan digunakan oleh Jean Thierry Cha. Sementara Seung Jo menjelaskan, Se Kyung mencatatnya dibuku catatan dan Seung Jo melirik apa yang ditulis Se Kyung, tapi ia segera menutupnya.


Seung Jo menyuruh agar Se Kyung lebih baik merekam voice (suara)nya, kan banyak voice record zaman sekarang. Semakin diperhatikan, Se Kyung terlihat kuno, itulah pendapat Seung Jo.


Se Kyung mengambil handphonenya lalu mengambil foto pakaian yang sedang dipajang. Seung Jo kembali berkomentar kalau wanita zaman sekarang sering berhutang demi membeli handphone terbaru, itulah kenapa Se Kyung mendengar kalau mata yang bisa membedakan yang kualitas tinggi dengan rendah Se Kyung buruk.


Seung Jo sadar dengan komentar pedasnya dan meralatnya. Ia berkata kalau Se Kyung harus tekun. Se Kyung bertanya, "So? Ini kuno?" Seung Jo menjawab, "Tidak. Jadi ini bagus." Se Kyung mengatakan lagi kalau ia tulus, mungkin Seung Jo memiliki masa depan yang cerah karena melayani Presdir. Tapi ia tidak.


Seung Jo berkata, "Wajah seriusmu muncul lagi. Okay, okay. Kau punya wajah serius -cluck- meskipun ada sesuatu yang bagus. Kau -cluck- ketika kau tulus. -Cluck!-" Se Kyung sepertinya marah, apa yang dikatakan Seung Jo buruk (garing). Apa Seung Jo pikir dia sejenis orang bodoh? 


Seung Jo tidak ingin menjawab dan malah pergi kebagian t-shirt. Se Kyung menghampirinya dan berkata kalau ia ingin bertemu dengan Presdir, untuk mengukur tubuhnya. Seung Jo tersenyum, ia akan melakukan pengukuran terhadap Presdir.


Se Kyung protes, tapi Seung Jo mengatakan kalau Presdir orang yang sangat aneh. Seung Jo lalu menunjuk ke suatu arah, arah dimana ada pita pengukur.


Seung Jo lalu mengambil pita pengukur dari pelayan dan ia mengatakan akan mengukur secara tepat. Seung Jo melingkarkan pita pengukur keperutnya. Se Kyung datang dan akan mencontohkannya.


Pertama ia menyuruh Seung Jo berbalik, dia ingin mengukur bahu. Dari bahu kiri ke kanan, dan pastikan pita pengukurnya lurus. Seung Jo mengerti. Se Kyung menasehati agar Seung Jo tidak sembarangan mengukurnya.


Selanjutnya lengan, pengukuran dari bahu ke sendi, dari sendi ke pergelangan tangan. Seung Jo mengerti. Kemudian bagian dada. Se Kyung menyuruh Seung Jo mengikutinya, melebarkan bagian tangannya.


Se Kyung hendak mengukurnya, tapi Seung Jo menghindar. Se Kyung kesal, dan akhirnya Seung Jo menurut. Bagian dada yang sejajar dengan lengan, pengukur dibagian belakang. Dari sisi kiri ke kanan. Buatlah lingkaran disekitar dadamu dan sekitar bagian yang terluas di dadamu.


Berikutnya bagian leher. Se Kyung menyuruh Seung Jo sedikit menunduk, Seung Jo menurut. Dan selanjutnya kedua wajah mereka berdekatan dan terlihatlah betapa gugupnya Seung Jo. Se Kyung mengatakan cara pengukurannya, Seung Jo menutup matanya mencoba mengendalikan perasaannya. Dan tetap saja pita pengukurannya harus lurus.


Se Kyung memberi kesempatan Seung Jo mencobanya, dan ia mencoba pertama bagian leher lalu bahu. Se Kyung berbalik, ia bingung, apa tidak ada jalan untuk bertemu dengan Presdir? Seung Jo yang jahil mencoba mengukur bahu Se Kyung dan lehernya, tapi ia bertingkah seperti biasa ketika Se Kyung berbalik melihatnya.


Se Kyung pamit pulang, tapi Seung Jo menahannya, ia ingin makan sesuatu. Tapi Se Kyung menolak, Seung Jo tidak putus asa, ia menawarkan tumpangan. Dan lagi, Se Kyung menolaknya, ia hendak pergi ke perusahaan mengambil barang-barang yang tertinggal. Seung Jo bertanya benda apa? Kan besok bisa diambil.


Se Kyung yang memang sedang tidak mood pamit, ia mengucapkan salam perpisahan. Seung Jo melihat Se Kyung dari jauh dan tersenyum. Ia kemudian memegang lehernya.


Yoon Joo tersenyum mengetahui kakak iparnya akan menikah dan Tommy Hong lah yang merancangnya, tapi siapa calonnya? Ibu mertua Yoon Joo tahu kalau Yoon Joo senang karena GN Fashion akan diberikan pada mereka. Yoon Joo membantahnya sambil terus tersenyum.


Ibu mertuanya merasa tidak cocok dengan Yoon Joo, tapi apa yang bisa dilakukannya, dia tidak bisa membiarkan kakak beradik ini (Presdir Shin & In Hwa) berkelahi. Ibu mertua berhenti di sebuah lukisan dan mengatakan pilihannya pada pelayan. Ia lalu menyuruh Yoon Joo untuk memberinya pada Tommy Hong, dan ia memberi kepercayaan pada Yoon Joo untuk mengurus masalah pernikahan In Hwa.


Yoon Joo terkejut, tapi ia mencoba tersenyum dan menuruti permintaan Ibu mertuanya, ia akan melakukan yang terbaik.


In Hwa memberikan laporan pada Presdir Shin. Mereka akan melengkapi kolaborasi untuk musim S/S tahun depan, jadi mereka berencana menyelesaikannya bulan berikutnya. Presdir Shin selesai menandatangani berkas, ia bertanya apa Artemis sudah memberikan persetujuan akhir? In Hwa menjawab kalau mereka akan memberitahunya minggu ini.


Presdir Shin mengerti, ia sudah bertanya untuk interviewnya dan ia akan menanyakan tentang hal itu pada Jean Thierry Cha. In Hwa menerka kalau dia tidak akan melakukan hal itu, In Hwa sendiri yang akan menghubungi salah satu anggota perusahaan disana.


Presdir Shin lalu menyinggung hal yang lebih pribadi, apa In Hwa sudah mendengar pernikahan In Hwa dengan Jean Thierry Cha? Apa pendapatnya? In Hwa tersenyum, bukankah dia sudah mengatakannya diawal, launching akan didahulukan.


Yoon Joo berada dikantornya, ia berjalan sambil tersenyum. Mr. Kim menghampirinya dari belakang, dia melihat Yoon Joo tersenyum senang dan menduga ada hal baik yang terjadi. Yoon Joo tertawa mendengar pernyataan Mr. Kim. Dan si perusak kebahagiaan datang, Shin In Hwa -.-


Yoon Joo tersenyum, ia mengucapkan selamat pada In Hwa, Ibu mertua yang memberitahunya berita itu. Yoon Joo akan mempersiapkan semuanya, jadi In Hwa tidak perlu khawatir. Yoon Joo mengucapkan selamat sekali lagi lalu pergi. In Hwa tersenyum miris.


Presdir Shin tahu kalau Ibunya sangat menginginkan *pernikahan kerja ini. Yoon Joo bercerita kalau Ibu mertua menyuruhnya untuk mempersiapkan pernikahan In Hwa dan posisi Presdir Shin akan aman. Presdir Shin menduga kalau hal itu membuat Yoon Joo bahagia (posisi Presdir aman).

*Pernikahan kerja itu maksudnya pernikahan yang bertujuan untuk mendapatkan hubungan yang erat antara dua perusahaan.


Yoon Joo membenarkan, ini pertama kalinya dia diakui oleh Ibu mertuanya. Ia akan melakukan tugas ini dengan baik dan menjadi istri yang baik juga.

Huekk.. Istri yang baik apanya.. Masih menyimpan perasaan sama mantan pacarnya.


Yoon Joo berjalan ke lift dan bertemu dengan Se Kyung. Ia bertanya dengan senyum kenapa Se Kyung masih di kantor? Se Kyung tidak menjawab. Yoon Joo kembali bicara, ia tahu kalau Se Kyung menumpahkan soy sauce pada Tommy Hong. Se Kyung menolak, ia yang pertama kali terkena soy sauce. Yoon Joo terkejut, tapi ia tertawa terbahak-bahak. Ia lalu meminta maaf karena ia mendengar kalau Tommy yang disiram soy sauce.


Bahkan pemilik toko yang sering dikunjungi Yoon Joo mengatakan kalau Tommy dijuluki Soysauce Man. Se Kyung mengatakan hal itu 'great' (hebat) karena dialah yang disiram soy sauce, tapi rumornya berkata lain. Yoon Joo menduga kalau saat itu pasti menyenangkan, dan seharusnya ia melihatnya.

Yoon Joo mengingatkan kalau hubungan antara Se Kyung dengan dirinya sudah selesai, seperti yang sudah disepakati, Yoon Joo hanya memberikan buku diary rahasianya dan kelinci putih. Terserah Se Kyung apa yang akan dilakukannya kemudian.

Tapi, karena Yoon Joo dan Se Kyung berteman, ia akan memberikan nasehat sebagai bonus, "Kau akan melihat dirimu berada di tiga krisis." Se Kyung bingung maksud dari tiga krisis tersebut. Tapi Yoon Joo tidak memberitahu ketiga krisis itu, ia menyemangati Se Kyung, "L'effort est ma force."

Yoon Joo hendak keluar dari lift, tapi Se Kyung menahannya, ia bertanya siapa yang jadi Kelinci Putih Yoon Joo? Dan bagaimana Yoon Joo membuka pintu hati Kelinci Putihnya?

Terjadilah flashback 6 tahun lalu di Paris. Yoon Joo tengah duduk di sebuah ruangan dengan seorang pria yang ternyata Ayahnya Seung Jo, Presdir Cha Il Nam. Ia memberi uang $30.000, tapi Yoon Joo menolak.

Yoon Joo menyarankan dua hal yang pertama dia menyelesaikan sekolahnya dulu dan yang kedua ketika ia kembali ke Korea, Presdir Cha menuliskan surat rekomendasi untuknya. Surat rekomendasi kalau dia bisa berhubungan dengan kaum sosial atas di Korea.

Kembali kemasa kini, Se Kyung dan Yoon Joo duduk disebuah kafe. Tempat Yoon Joo berbincang dengan Presdir Cha adalah disebuah butik dimana pejabat dan orang kaya sering datang dan yang bisa hanya 1% orang Korea yang bisa masuk. Tanpa undangan, seseorang tidak bisa masuk bahkan jika kau pekerja.

Yoon Joo bercerita bagaimana ia bisa menjadi dirinya yang sekarang. Tahun pertama, ia masih mencari pekerjaan. Lalu mencari rasa (selera mode), mata yang jeli membedakan barang, dsb. Yoon Joo mencari semua detail tentang hal-hal itu. "'Bahkan jika kau tidak mengatakannya, aku tahu apa yang kau inginkan".. adalah nilai jualku" ujar Yoon Joo.

Yoon Joo melanjutkan kalau dia mulai membawa barang dan mengantarnya dari rumah seorang Nyonya. Seperti kau (Nyonya) yang memesan (barang) dan aku (YJ) yang mengambil (mengantarnya pada Nyonya). Untuk sesaat dia pergi dan kembali kerumah itu dan mengetahui kalau Nyonyanya memiliki seorang anak laki-laki. Seorang anak yang sudah berumur yang telah bercerai.

Se Kyung bingung, "Seorang anak laki-laki?" Yoon Joo membenarkan apa yang ada dipikiran Se Kyung, pria itu adalah suaminya sekarang dan Nyonya itu adalah mertuanya. Tentu saja hal itu tidak mudah bahkan setelah hal itu (setelah dia menikah). Tapi yang terpenting adalah surat rekomendasi itu yang membawanya keberuntungan.

Dan orang-orang seperti itu tidaklah berjalan dipinggir jalan, tetapi mereka membuat garis  pada titik tertentu dan tidak pernah melintasi garis itu (mungkin yang dimaksud garis adalah lingkungan sosial mereka). Untuk wanita seperti Yoon Joo dan Se Kyung, sangat susah bertemu dengan mereka sekali seumur hidup.

Yoon Joo menerka kalau Se Kyung sudah menemukan Kelinci Putih baru. Se Kyung membenarkan tapi, ia tidak bisa menemuinya. Yoon Joo tertawa, apa Se Kyung berpikir Kelinci Putih akan datang dan jatuh cinta dengannya? Orang yang bersosial tinggi melakukan hal itu, tidak seorangpun diperbolehkan bertemu mereka dengan mudah.

Tapi yang dimaksud Se Kyung bukan itu, dia tidak bisa bertemu dengannya (i can never see him). Lalu, apa alasan Se Kyung membuatnya sebagai Kelinci Putihnya? Se Kyung menjawab, "Dia tentunya pria berkelas dan.. Aku tidak tahu alasannya dibalik itu tapi dia memandangku secara positif. Sebagai buktinya, dia memberiku pekerjaan yang berhubungan dengannya."

Yoon Joo bertanya kalau bukan orang itu (Kelinci Putih), lalu siapa yang ditemui Se Kyung? Se Kyung menjawab Sekretarisnya. Yoon Joo mulai memberi saran dan se Kyung mencatat, "Kalau begitu pertama, buatlah sekretaris berada dipihakmu apapun yang terjadi. Nomor dua: Serangan emosional."

Se Kyung bingung serangan emosional yang dimaksud dengan Yoon Joo. Tapi sayang, penjelasan Yoon Joo ada di part 3.. Hehehe :D Mianhaeyo all :)

NOTE:
Mian, kali ini aku buatnya 3 part, jadi aku minta untuk bersabar lagi karena kondisiku juga sedang sangat tidak baik.. Harap maklum


Regards~~^^
Grace

20 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mianheo eonni aku ngapus komentar ini karena ada kesalahan kak aku maunya langsung aja ke episode 6 bisa gak???

      Hapus
    2. ok, ntar aku buat dulu ep 6, trus ep 5 part 3 nya aku bikin setelah ep 6 :)

      Regards^^

      Hapus
  2. wuah,,makin penasaran lanjutannya.
    smoga bisa cepet baikan ya kondisinya.
    ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya.. nanti aku lanjutin.. :)

      REgards^^

      Hapus
  3. go....go...semangat,,di tunggu 5 part 3 nya...fighting!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe :D Makasih buat cheer up nya :)

      Regards^^

      Hapus
  4. Jangan diLoncat2 sinopnya, seLesaikan episod 5 part 3 nya duLu baru seLanjutnya episod 6, biar bacanya nggak muter2.. :D

    *Indah*

    BalasHapus
    Balasan
    1. setujuu......

      Hapus
    2. hahaha :D Iya iya.. padahal yang episode 6 udh nyampek 10 menit awal.. tapi karena banyak yg pengen ep 5 part 3 dulu di post ok.. besok aku buatin..

      Regards^^

      Hapus
  5. Semangadd....
    ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya semangat...q buka blog ni sampe kaya minum obat,
      3x sehari...hehehe...udah penasaran bgt kelanjutannya,, fighting!

      Hapus
  6. lho mana mbk episode 5 part 3 nya tiap hari aq cek kok blom kluar2 ya... masi lama tah aq dah gak sbar nie kelanjutannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. idem.. nunggu episode 5-3 nya. ini 3x sehari singgah ke sini. liat2 siapa tau udh ada yang keluar. Grace, semangat.

      Hapus
  7. hahaha.. Sorry, beberapa hari ini sibuk, dua hari berturut-turut ada acara keluarga.. Baru ini bisa buka blogger, apalagi kemarin ada yang nginap di rumahku *lirik tetangga sebelah*, jadi laptopnya nganggur siang-siang jam 1 siang gitu..

    Ini lagi dilanjut, memang sih masih lama durasi yg belum direcap, sekitar 15 menit gitu, tapi aku usahain hari ini dipostingkan karena kemungkinan tgl 27 sampai 29 aku holiday.. Mian bikin kalian nunggu.. XD

    Regards^^

    BalasHapus
  8. wahh terimakasih postingan ny :)
    di tunggu episode selanjutnya =D tetep semangaat ya chingu

    BalasHapus
  9. sebelumnya maksih banget buat sinopsisnya...
    cman, plis lahhhhh
    lanjutin dong.....
    sya udh bka2 blog ny mbk Ge tiap hari loh...
    mlah lebih kyak mbak AMELIA...
    sya mlah bkanya tiap pagi,siang,sore,malem pun smpai jam 10.45_an sya cek terus kesini mbak Ge....
    tolong ya... di ushain gg trlalu lama posting episode selanjutnya...


    FIGHTING FIGHTING!!!!!
    buat posting episode selanjutnya,,,,

    gomawo:))

    BalasHapus
  10. Makasiihhhh banget buat komentarnya :*
    Satu komentar dari kalian benar-benar bikin aku semangat.. Aku menghargai setiap komentar yang kalian sampaikan.. Truma kasih buat Anonim yang sudah membuka blogku setiap hari.. Aku gak tahu siapa kamu, tapi aku sangat berterima kasih karna sudah sering berkunjung.. Maaf kalog selama ini mulai jarang bikin sinopsis lanjutannya. Mohon dimaklumi karna bulan ini sibuk banget, banyak acara dan juga kegiatan lainnya.

    Dan moodku akhir-akhir ini memang sedang tidak baik dan baru 2 hari belakangan moodku baik. Tapi setiap kali moodku membaik eh malah gak ada kesempatan. Mungkin sekitar bulan Januari akhir aku baru bisa update cepat..

    Trima kasih sekali lagi buat yang sudah mengunjungi blogku :) Aku sangat menghargai setiap komentar dan postingan yang kalian baca :)

    Regards^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmmmm ok lah klo bgitu,,
      pokoknya FIGHTING terus ya buat bkin sinopsis cheongdamdong alice nya.,,,,
      :))

      Hapus

Setelah membaca postingan, jangan lupa kasih komentar ya ..