Rabu, 26 Desember 2012

Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 5 Part 3

Hiks hiks.. Terpaksa episode 6 di pending, padahal aku sudah membuat recap 10 menit awal. Bagi yang sudah menunggu part 3 nya, silahkan baca.. Happy reading guys^^ *poke rani again-_-"..

Episode 5 Part 3

Yoon Joo menjelaskan maksud dari serangan emosional, "Kebanyakan orang yang segan adalah berbeda emosi atau kepribadian. Ada jenis orang yang tertutup karena mereka merasakan sesuatu hal. Orang seperti itu sudah dilukai oleh orang lain. Jadi, jangan menekan, tetap stabil, tenang, bahkan jika mereka menunjukkan sedikit emosi, temukan cara agar mereka mengungkapkan diri mereka padamu. Seperti sebuah kebiasaan. *Seep through."


Ini translatenya susah diterjemahin, jadi kalog salah, mian ya. terutama kalimat yang pertama dan kedua.
Seep itu artinya merembes, sedang through itu melalui.

Se Kyung bertanya, apa ia bisa tidak melihat wajahnya? Yoon Joo menjawab, "Kau tidak perlu bertemu satu sama lain untuk berkomunikasi." Se Kyung mengangguk tanda mengerti. Yoon Joo bertanya siapa orangnya, jika dia mengenal orang itu, mungkin saja ia bisa membantu.

Se Kyung hendak menjawab, "Orangnya adalah....." tapi ia tidak jadi memberitahu Yoon Joo. "It's okay. Ini tertulis di diary mu. Jika seseorang 200% tidak berada dipihakmu, jangan membuka diri." ujar Se Kyung.

Se Kyung berada dikamarnya, ia menggambar desain baju untuk Jean Thierry Cha. Ia bergumam, "Tanpa beban. Tetap stabil. Tenang. Seperti sebuah kebiasaan." Ia lalu meletakkan pensilnya, ia berjalan mengambil jaketnya. Sepertinya ia hendak pergi ke suatu tempat.

Dan benar saja, ia pergi ke suatu tempat.

Seung Jo berada dikantornya, ia tersenyum.

Se Kyung dan Seung Jo keluar dari kantor Artemis. Seung Jo menawarkannya makan siang dan kali ini Se Kyung punya waktu. Ia akan mengambil mobilnya dan mentraktir makanan yang lezat. Se Kyung menolak, ia yang akan mentraktir Seung Jo hari ini.

Seung Jo tersenyum sambil menyetir mobil. Se Kyung memegang lembaran kertas yang terdapat 100 pertanyaan tentang Presdir dan ia menyuruh Seung Jo menjawabnya, kan ia tahu banyak tentang Presdir.

Ada pertanyaan umur, tempat tinggal, dsb. Semua pertanyaan itu untuk membantu Se Kyung memahami Presdir dan akhirnya ia bisa membuat style yang perfect untuk Presdir. Ada juga pertanyaan tentang siapa saja yang ditemuinya, dsb. dan itu bisa membuatnya menentukan style yang cocok dengan kepribadian orang yang ditemuinya dan atmosfer yang ada ditempat itu.


Sebenarnya masih banyak pertanyaan yang ingin ditanyakan Se Kyung, tapi ia hanya membatasi sampai 100 pertanyaan, tak lupa ia mengingatkan Seung Jo untuk membawa kliping pertanyaannya. Seung Jo memuji Se Kyung yang meticulous (cermat) dan steady (mantap).


Dan satu lagi, Se Kyung menyuruh Seung Jo untuk mengambil gambar ruangan pakaian Jean Thierry Cha karena ia ingin tahu seperti apa pakaian milik Presdir. Seung Jo bertanya kemana Se Kyung akan mentraktirnya? Se Kyung menyuruh Seung Jo ke Universitas wanita EunHa. Seung Jo penasaran akan rasa makanan yang akan dibeli Se Kyung, ia lalu bertingkah seperti anak kecil, memutar-mutarkan stir mobilnya.


Tommy Hong mendengar berita dari Sekretarisnya tentang anak dari Presdir Royal Grup, Presdir Cha yang pada berumur 20 tahun pergi sekolah keluar negeri dan kemudian menghilang. Ada rumor yang mengatakan anak itu pecandu obat-obatan atau dia dimasukkan kerumah sakit jiwa. Presdir Cha membutuhkan seorang putra baru dan juga menantu yang bisa membuatnya sukses.

Kalog begitu, Seung Jo ga dianggap dong, kan menurut rumor dia berada dirumah sakit jiwa.


Tommy Hong teringat hal yang mencurigakan dan hal itu akan dikirim lewat fax, Sekertaris akan mengecek benda itu. Sekretaris Tommy yang lain masuk memberitahu kalau Nyonya muda GN Fashion (Yoon Joo) datang berkunjung.

Hahaha, ini translatenya asal"an, jadi kalog kurang ngerti aku minta maaf.

Yoon Joo membawa lukisannya, ia meminta agar Tommy memperhatikan dengan baik(take good care) perjodohan kakak iparnya. Tommy berterima kasih atas pemberiannya, Sekretaris mengambil hadiah itu.


Yoon Joo mengatakan kalau Ibu mertuanya sangat berharap pada perjodohan itu, ia memastikan kalau hal itu akan sukses. Tommy Hong tidak menjawab ya, tetapi ia menjawab kalau dirinya sedang berusaha.


Dan hal yang sudah bisa ditebak, Yoon Joo bertanya siapa orang yang akan dijodohkan dengan kakak iparnya. Tommy menjawab Presdir Artemis Korea, Jean Thierry Cha. Yoon Joo tak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya, ia menjatuhkan cangkir yang dipegangnya. Tommy memanggil Sekretarisnya, menyuruhnya membawa handuk.


Sekretaris pun datang dan Tommy membersihkan tumpahan teh yang ada di stoking Yoon Joo. Yoon Joo yang terkejut mengatakan kalau ia baik-baik saja dan mengambil handuk untuk membersihkan stokingnya.


Yoon Joo mengabarkan berita yang didengarnya dari Tommy Hong pada adiknya, Seo Ho Min. Ho Min tak bisa membayangkan bagaimana kelak jika In Hwa menikahi Cha Seung Jo. Ia lalu memberitahu kalau dirinya berhubungan dengan Keluarga Cha, beberapa hari yang lalu Cha Il Nam datang menemuinya untuk sesuatu yang berhubungan dengan proyek baru Royal Grup. Yoon Joo terkejut.


Ho Min pergi menemui seorang pembuat roti yang keluar dari tempatnya. Yoon Joo melihat kearah pembuat roti itu yang ternyata adalah Ayahnya Se Kyung. Otomatis Yoon Joo membuang muka, menyembunyikan rasa terkejutnya.


Ayahnya Se Kyung keluar untuk memeriksa keadaan roti-rotinya. Beberapa roti tidak diletakkan sesuai dengan petunjuknya. Ia lalu memberi petunjuk.


Ho Min mendatangi Yoon Joo yang masih duduk disitu. Ayahnya Se Kyung ternyata pembuat roti yang dipekerjakan Cha Il Nam. Dan ternyata Ho Min tidak mengetahui kalau pria itu adalah Ayahnya Se Kyung.


Yoon Joo keluar dari toko roti. Ia berhenti didepan mobilnya. Ia lalu mengubek-ubek (ini bahasa apa-.-) isi tasnya dan kemudian tampak kekhawatiran yang tertulis diwajahnya.

Tommy Hong memperhatikan lukisan yang dibawa Yoon Joo. Sekretarisnya datang memberitahu kalau mereka sudah mem-faks-kan hal itu. Tommy Hong meng-iyakan. Lalu Sekretarisnya yang lain mengetuk pintu, memberitahu kalau ada seorang tamu yang bernama Shin In Hwa yang datang berkunjung.


Tommy Hong mengerti, ia menyuruh Sekretarisnya itu mengantar In Hwa kebagian klub, Sekretarisnya itu mengerti dan hendak pergi tapi In Hwa sudah keburu masuk keruangan Tommy Hong dan membuatnya segera berdiri lalu mengambil kartu namanya.


In Hwa memperkenalkan diri, Tommy Hong memperkenalkan diri juga lalu memberi kartu namanya. In Hwa ingin bicara karena waktunya sangat sedikit. Sekretaris pun pergi meninggalkan keduanya.


In Hwa langsung ke titik permasalahannya, ia ingin agar Tommy tidak ikut campur dalam urusan pernikahannya dengan Jean Thierry Cha. Faksnya keluar. Tommy menduga kalau In Hwa memiliki 'orang lain', tapi dugaannya salah. Kalau begitu kenapa?


"Ini mungkin terkesan kasar, tapi seseorang yang berada di level CEO Artemis Korea tidaklah buruk untuk menjadi calon pengantin." ujar Tommy Hong. In Hwa mengatakan alasannya adalah karena J.T.C adalah *pekerja keras (salaryman).

*Artinya ada dua, bisa pekerja keras bisa juga pekerja yang digaji.


"Aku akan memberitahumu ada istilah tidak pasti. Lihatlah ke anak-anak perusahaan dalam industri distribusi. Aku ingin membuat GN Fashion lebih meluas. Dan untuk mewujudkannya, aku butuh saluran distribusi yang handal." ujar In Hwa.


Tommy mengerti, In Hwa ingin dijodohkan dengan pemilik department store karena merekalah yang menguasai. Tommy akan melihat keluarga dari JK Departmen Store untuk In Hwa karena merekalah yang berada dipuncak teratas. Tapi, In Hwa tidak mau karena akan menakutkan jika Ibu Presdir Gong Soon Ho sebagai mertuanya.


Tommy Hong berpikir lalu menyarankan In Hwa dijodohkan dengan keluarga dari Gusung Grup, semua anaknya sudah menikah kecuali satu orang, tapi dia masih 19 tahun. In Hwa mengambil kartu namanya dan memberikannya pada Tommy Hong, ia akan menghubunginya jika sudah menemukan orang yang cocok dan pertemuan mereka berdua hanya merekalah yang tahu.


Tommy mengerti, ia pun menyimpulkan pertemuan keduanya, "Meskipun aku belum menyinggung pembicaraan mengenai Jean Thierry Cha, tapi, karena Ibumu menugaskanku...." In Hwa memotong, "Katakan pada Ibu Jean Thierry Cha menolak lamaran. Karena kolaborasi ini memiliki batasan, itu akan jadi alasan yang bagus."


Tommy mengatakan semuanya sudah jelas. In Hwa lalu pergi, dan Tommy melihat kiriman faks nya. Tommy menyuruh In Hwa tunggu sebentar, ia menawarkan anak dari Royal Grup. In Hwa bertanya bukankah anaknya berada dirumah sakit jiwa? Tommy membuat kemungkinan kalau anaknya adalah CEO Jean Thierry Cha.


Ada kemungkinan sekitar 51%. In Hwa menyuruh Tommy membuat kemungkinannya menjadi 75% dan dia akan melengkapi 25% lagi. In Hwa kali ini beneran pergi.


Tommy duduk dikursi kerjanya, ia melihat faks kartu keluarga Presdir Cha Il Nam, ada nama Seung Jo disana. Ia lalu membuka buku koleksi kartu nama dan menemukan milik Presdir Cha. Ia kemudian mencari milik Seung Jo dan menemukannya. Ia lalu membandingkan kedua kartu nama itu, "Il Nam Cha.. Seung Jo Cha.. Jean Thierry 'Cha'!"


Seung Jo dan Se Kyung berjalan masuk ke universitas wanita Eunha. Seung Jo berkomentar kalau tadi Se Kyung ingin mentraktirnya, dan apa boleh seorang pria masuk ke universitas wanita? Se Kyung menjawab boleh, ia akan membelinya makanan diluar. Ia lalu menyuruh Seung Jo cepat dan mengikutinya.


Seung Jo bertanya sesuatu dan Se Kyung menyuruhnya diam, mereka harus berhati-hati dari situ karena tempat itu tertutup untuk orang luar. Karena tidak ada orang, Se Kyung menyuruh Seung jo cepat.


Mereka menaiki tangga. Se Kyung masih bersikap was-was. Ia mengintip jalan umum dan menyuruh Seung Jo menunggu disitu. Se Kyung pun berjalan dengan hati-hati. Seung Jo yang menyadari kalau tidak ada orang berjalan menuju mesin minuman.


Se Kyung melihat ada orang lewat dan berlari menuju Seung Jo, mengajaknya bersembunyi dibalik mesin minuman kaleng. Mereka lalu tersadar kalau jarak keduanya begitu dekat dan akhirnya saling menjauh. Seung Jo bertanya lagi dan Se Kyung menyuruhnya diam.

Se Kyung merasa aman dan jalan lagi, ia menyuruh Seung Jo mengikutinya. Dan ada yang lewat, mereka bersembunyi lagi.


Akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Se Kyung menyalakan lampunya dan tak lupa menutup pintunya. Seung Jo menerka kalau itu studio pekerja, dan Se Kyung membenarkan. Ia sudah menggunakan tempat itu sejak ia kuliah dan ditempat itulah ia membuat gelang untuk CEO.


Mengapa mereka ke tempat itu? Se Kyung berjalan menuju sebuah sudut ruangan dimana banyak boneka kelinci yang berbeda ekspresi. Seung Jo melihatnya dan mendekati Se Kyung yang tengah menjahit satu boneka yang belum selesai. Boneka-boneka itu adalah buatan Se Kyung, ia menamai mereka 'emotion dolls'.


Se Kyung menyebutkan satu persatu ekspresi yang ada pada boneka itu, "Happiness, joy, heart-flutter, apprehension (prihatin), anxiety (was-was), sorrow (duka cita), anger, charisma.." Ia menyuruh Seung Jo memberinya pada CEO.


Se Kyung akan senang jika Presdir menunjukkan emosinya setiap hari, jadi ia bisa membuat style sesuai moodnya. Bagaimana caranya?


Se Kyung menjawab, "Umm, aku tidak yakin, tapi seseorang seperti CEO memiliki jadwal event berbeda setiap hari. Terkadang, dia menunjukkan karismanya pada dewan rapat." Ia lalu berdiri dan menunjukkan sebuah ekspresi sambil menggerakkan bonekanya seperti seorang CEO yang memimpin rapat, "'Apa ini yang terbaik'?"


Se Kyung melanjutkan, "Dan terkadang, dalam perbedaan, dia mungkin menjamu Presdir dari perusahaan induk." Ia kemudian mengambil boneka dengan ekspresi lainnya dan mengatakan sesuatu yang sesuai dengan jenis situasi yang tadi diucapkannya.

Mian, aku gak tau arti dari ucapan yg terakhir karna gak ada tulisan disubnya.


"Dan terkadang.. Secara pribadi, dia mungkin berkencan." ujar Se Kyung. Seung Jo bergumam tentang berkencan. Se Kyung heran, "kenapa? Kau tidak menyukai mereka (boneka)? Akankah CEO tidak menyukai mereka?"

Seung Jo menyangkalnya. Dia tidak bermaksud begitu. Ia lalu mengatakan kalau ide Se Kyung menggunakan perasaan dalam fashion. Se Kyung membenarkan, itu adalah filosopinya dalam membuat desain. Ia lalu mengingatkan Seung Jo untuk mengirimnya tanpa kesalahan. Seung Jo mengiyakan, ia akan memberitahu Se Kyung mood J.T.C.


Tapi menurut sE Kyung, akan lebih baik jika CEO yang memberitahunya secara pribadi. Ia lalu mengambil boneka yang ada air matanya, "Tapi itu tidak bolehkan, iyakan?" Seung Jo yang tak tega melihat wajah Se Kyung yang sedih mengatakan akan menanyakan hal itu pada Presdir. Se Kyung pun tersenyum, senang.


Se Kyung lalu kembali bekerja, menyelesaikan bonekanya. Seung Jo memperhatikan Se Kyung yang tengah menjahit bonekanya. Ia lalu melihat sekeliling ruangan, berkeliling disekitar tempat itu.


Matanya melihat beberapa botol benda cair diatas meja dibelakang Se Kyung. Ia lalu mengambil botol yang tutupnya warna putih. Ia lalu membuka tutupnya kemudian permisi pada Se Kyung untuk meminumnya. Se Kyung yang tidak sadar zat cair yang diminum Seung Jo mengiyakan.


Seung Jo lalu meminumnya dan Se Kyung tersadar akan sesuatu. Ia berbalik melihat Seung Jo yang mengeluarkan zat cair yang ternyata bensol dari mulutnya. Seung Jo bicara, "Be... Benz..." itu adalah kata-kata terakhirnya sebelum pingsan.

Itu yang mau dibilangnya benzane artinya bensol.


Seung Jo dibawa kerumah sakit menggunakan ambulance. Se Kyung panik, ia menyuruh Seung Jo sadar, tentu saja yang sedang pingsan tak mendengar permintaannya. Mereka melewati seorang suster yang sepertinya mengenal Seung Jo.


Se Kyung mengatakan pada Dokter yang bertugas kalau Seung Jo minum bensol. Dokter segera mengecek matanya dan juga menyuruh perawat untuk *mengirigasi lambung.

*Mungkin sejenis masukin air kemulutnya Seung Jo supaya lambungnya tidak mengalami iritasi..


Perawat mendatangi Se Kyung untuk registrasi. Pertama ia bertanya nama pasien, Se Kyung langsung menjawab Sekretaris Kim. Perawat pun menulis Mr. Kim, tapi Se Kyung berkata bukan itu, ia bingung siapa nama pria yang mengaku mempunyai marga Kim itu. Ia tidak pernah menanyakannya. Se Kyung mencari alternatif lain.


Ia menelpon Sekretaris Moon, memberitahu kalau Sekretaris Kim tidak sadar. Sekretaris Moon bingung, siapa orang yang dimaksud Se Kyung? Se Kyung pun menjelaskan, orang yang bersama dengan Sekretaris Moon ketika berada di Eclaire.


Sekretaris Moon mengingat kembali, saat Se Kyung mengenali atasannya sebagai Sekretaris. Se Kyung pun memberitahu kalau Sekretaris Kim meminum bensol dan dibawa ke ruang UGD., tapi ia tidak tahu namanya dan ia tidak bisa meregistrasikannya. Sekretaris Kim akhirnya tersadar, "UGD?!"

Hahaha, ternyata Sekretaris Moon lemot juga ya *peace* XD


Perawat yang mengenali Seung Jo memberitahu pada Dong Wook kalau Seung Jo dibawa ke ruang UGD dan tentu saja Dong Wook segera pergi kesana.


Se Kyung duduk disamping Seung Jo, ia memperbaiki selimutnya. Ia mendengar suara ponsel Seung Jo lalu mengambilnya dari saku jasnya. Ia melihat ada panggilan dari neraka, eh salah maksudnya Tommy Hong-.- Se Kyung tidak mengangkatnya.


Dan kemudian ada pesan masuk dari orang yang sama, "Aku adalah Tommy Hong yang kau pukul dengan soy sauce. Aku lebih baik bertemu Presdir secara langsung dan meminta maaf." Se Kyung membaca pesan itu dan bergumam, "Mungkinkah..."

Hahaha, jadi nyanyiin lagunya Andre Taulani.. Mungkinkah kita kan slalu bersama......... XD



Dan, Se Kyung mengingat kembali percakapannya dengan Yoon Joo di lift. Lalu percakapannya dengan Seung Jo yang menemukan dirinya pada malam itu. Ia lalu kembali bergumam, "Sekretaris Kim did...?"


Seung Jo mulai tersadar dan orang yang pertama dilihatnya tentulah Se Kyung. Se Kyung mengkhawatirkan kondisi Seung Jo yang kemudian bertanya dimana mereka sekarang. Se Kyung menjawab kalau mereka dirumah sakit karena Seung Jo minum bensol.


Seung Jo setengah sadar, "Bensol.."


Dan lalu tersadar, "BENSOL?!"


Seung Jo lalu mengomel, "Bensol?! Kau memberiku bensol, kan!"


Selanjutnya Seung Jo mengkhawatirkan kondisinya, "Bagaimana aku? Apa aku baik-baik saja? Tidak ada yang salah?!"


Seung Jo setengah bangkit lalu memegang anggota tubuhnya. Se Kyung mengatakan kalau Seung Jo baik-baik saja karena ia hanya meminumnya sedikit. Seung Jo yang masih panik bertanya, "Apa kau yakin?" Se Kyung menjawab kalau itu yang dikatakan dokter, dan kebetulan dokternya datang, ia akan bertanya. Dan coba tebak siapa yang datang?

Hahaha, gile bang gak usah panik sampe segitunya juga dong..


It's Seo Dong Wook!! Yay :D


Seung Jo panik. Ia melihat sebuah stiker di pintu, stiker Rumah Sakit Sedo. Seung Jo berteriak, "Aigooo.." Lalu menjatuhkan badannya. Dong Wook panik. Seung Jo menghampirinya lalu hendak memeluknya, "Aigoooo.. Dokter!!!"


Ia lalu berteriak, "Yess, itu benarr! Ini SEKRETARIS KIM!! Sekretaris Presdir Jean Thierry Cha. Sekretaris Kim!!" Dong Wook bingung, "Hey, apa yang kau katakan-" Belum selesai Dong Wook bicara Seung Jo memotong..


"MIss Han Se Kyung, greet him. Ini Dokter Heo Dong Wook. Seorang kenalan Presdir! Seorang kenalan!" Se Kyung menyapanya, "Hello, namaku Han Se Kyung."


Dong Wook yang sudah bisa membaca kondisi memperkenalkan dirinya, "Ah, ya. Aku kenalan Presdir Jean Thierry Cha, Heo Dong Wook." Dong Wook lalu melihat tubuh Seung Jo.


"Tapi kau.. Tidak... Sekretaris Kim, bagaimana kau bisa meminum bensol?" tanya Dong Wook. "Ahh, Aku tahu, kan? Tapi, aku sekarang baik." ujar Seung Jo dengan nada lebaynya. Dan orang yang tak diundang pun datang... Maksudku adalah....


Sekretaris Moon!! Dan tentu saja Se Kyung berjalan menghampirinya. Seung Jo terkejut. Sepertinya Sekretaris Moon hendak mengatakan sesuatu tapi Seung Jo segera berteriak, "Sekretaris Moon!!!!!" sambil berlari kearahnya.

Ini seung jo ngomong ke Sekretaris Moon pake logat yang sopan, kayak bahasa bawahan kepada atasan. Mirip bahasa rakyat kecil kepada perdana menteri..


Seung Jo bertanya kenapa Sekretaris Moon bisa ada disitu? Sekretaris Moon bingung, kenapa Seung Jo bertingkah seperti itu? Bukan Sekretaris Moon yang menjawab tapi Se Kyung, ia yang menyuruh Sekretaris Kim datang karena ia tidak tahu nama lengkap Seung Jo.


Sekretaris Moon berteriak, "Aiggoooo.. SEBENARNYA SIAPA ITU SEKRETARIS KIM???!!!" Dan kalimatnya itu dipotong oleh Seung Jo, "AIGGOOO.. Karenaku, kau datang kemari." Seung Jo lalu memeluknya, lebih tepatnya hanya merangkul bagian lehernya saja dengan kuat yang kemudian membawanya kesisi lain.


Perawat datang, ia menyuruh Se Kyung untuk meregistrasi. Dengan sigap Dong Wook mendatangi Perawat dan mengatakan kalau dia yang akan melakukannya. Se Kyung menolak, dia yang akan meregistrasi. Tapi Dong Wook mengatakan kalau dia yang akan melakukannya (udh, aku aja yang meregistrasi Seung Jo :D). Dong Wook pun pergi dengan perawat itu.


Seung Jo bicara empat mata dengan Sekretaris Moon, ia memberitahu kalau dirinyalah Sekretaris Kim. Seung Jo menyuruh Sekretaris Moon untuk tidak berkata apa-apa, atau berargumentasi dengannya, atau mengatakan sesuatu. "Just leave, QUICKLY!" ujar Seung Jo.


Sekretaris Moon hendak mengatakan sesuatu tapi Seung Jo memotongnya, ia menyuruh Sekretaris Moon pergi secepatnya. Tapi, tiba-tiba Se Kyung datang memberitahu kalau semuanya sudah selesai dan tinggal mengambil resepnya saja.


Seung Jo berpura-pura serius, "Sekretaris Moon, kalau begitu, pulanglah kerumah." Ia kemudian membungkuk dan mata Sekretaris Moon berubah jadi aneh (Hahaha). Seung Jo melanjut, "I'm really, really sorry. Tolong pergilah keluar (kerumah)." Seung Jo membungkuk untuk yang kedua kalinya.


Sekretaris Moon sekarang mengerti, ia menepuk-nepuk punggung Seung Jo, ia mengerti (ini speaknya pake bahasa informal).


Dan tamu yang tak diundang ketiga datang, dia adalah Supir Kim. Bagaimana kelanjutannya? Silahkan baca setelah enter yang satu ini.. Hahaha :D *Peace, aku gak niat bikin ni episode jadi 4 part kok :)*


Kelakuan alay Seung Jo kumat. Dia berteriak, "AIGOOOO, SUPIR KIMMM!!" (ini pake bahasa sopan). Dan tentu saja Supir Kim bingung. Seung Jo menyuruh Supir Kim untuk diam dan pergi dengan mata yang melotot.


Sekretaris Moon tersenyum melihatnya. Se Kyung bertanya siapa dia? Sekretaris Moon menjawab supir nya Presdir. Sekretaris Moon menghampiri keduanya, ia yang menelpon Supir Kim dan kelanjutannya dengan suara pelan untuk menjemput Presdir. Seung Jo menyuruh mereka untuk pulang.


Sekretaris Moon patuh, ia menggusur Supir Kim yang masih bingung.


Seung Jo bergumam, "Aigoo.." Keseimbangannya kurang, ia hampir jatuh. Dengan sigap Se Kyung menahan tubuhnya. Ia lalu bertanya apa Seung Jo baik-baik saja? Seung Jo menjawab ya.


Seung Jo dan Se Kyung keluar dari rumah sakit. Tubuh Seung Jo masih belum seimbang, Se Kyung cemas akan kondisi Seung Jo, tapi ia menjawab kalau dirinya baik. Ia mengajak Se Kyung pergi secepatnya, mengambil boneka-boneka itu. Ia lalu menarik tangannya.


Seung Jo memasukkan boneka-boneka itu kekotak. Sebenarnya, ia tidak perlu mengambilnya hari ini. Seung Jo menjawab kalau Se Kyung sudah membuatnya malam ini, jadi dia harus memberinya pada Presdir. Tapi kan Se Kyung bisa mengantarnya besok.


Se Kyung tersenyum melihat Seung Jo yang memasukkan boneka-boneka itu kedalam kotak. Ia lalu memanggil Seung Jo, menanyakan namanya. Seung Jo heran. Se Kyung menjelaskan kalau Seung Jo belum memberitahu namanya. Se Kyung bertanya untuk kedua kalinya. Dan Seung Jo menjawab, "Namaku Seung Jo. Kim Seung Jo." Keduanya tersenyum.


Seung Jo membawa kotak berisi boneka tadi. Ia bisa pulang sekarang. Se Kyung akan naik bis. Seung Jo akan mengantarkan boneka itu. Seung Jo menyuruh Se Kyung pulang, ia kemudian berbalik melanjutkan perjalanannya.

Se Kyung menyuruh Seung Jo berhenti sebentar. Ia ingin mengatakan sesuatu tentang 'hari itu.' Seung Jo bingung hari apa yang dimaksud Se Kyung. Tapi ia tidak jadi mengatakan maksudnya. Ia menyuruh Seung Jo pulang.


Seung Jo berbalik ingin pulang, tapi Se Kyung memanggilnya lagi. Ia bertanya hal apa yang ingin dikatakan Se Kyung? Se Kyung mengucapkan terima kasih. Seung Jo tersenyum senang, akhirnya Se Kyung berterima kasih.

Tapi, Seung Jo bingung, trima kasih karena apa? Se Kyung menjawab kalau ia berterima kasih untuk semuanya. Keduanya tersenyum.


BERSAMBUNG: Episode 6

KOMENTAR:
Kyaa >< Susah banget bilang apa yang ada dipikiranku.. Episode ini adalah episode pertama yang kusukai didrama ini. Aku suka cara berpikir In Hwa yang realistis dan ingatan Tommy Hong yang tajam. Berandai-andai, kapan ya aku punya otak seperti mereka.. Sepertinya itu hanyalah mimpi..

Aku terkejut, sangat terkejut saat mengetahui kalau ternyata Kelinci Putih sasaran Yoon Joo adalah Presdir Cha. Kemana Ibunya Seung Jo? Apa ia tidak marah kalau Presdir Cha selingkuh? Ini adalah pertanyaanku sebelum aku menonton episode 6. Aku mendapat pencerahan *eaaa* diepisode 6 atau 7, bagaimana perasaan Se Kyung terhadap Seung Jo. Ini adalah sedikit bocoran dariku, bocoran mengenai beberapa episode mendatang.

Dan, episode 8 adalah episode yang paling galau diantara ep 1-8, dan di episode 7 sudah menunjukkan tanda-tanda kegalauannya.. Hehehe :D Apa mungkin mereka tahu kalau sejak tgl 23 aku selalu galau? XD

Ngakak liat scene dirumah sakit, sebenarnya lebih bagus kalau khusus scene itu ditonton karena yang melihatnya pasti tidak akan berhenti tertawa, aku aja yang sudah rerun beberapa kali scene itu tetap ketawa..

Dan ini video buatan fans.. Gangnam style Cha Seung Jo yang bikin aku ketawa-ketawa sendiri

Regards^^
Grace

13 komentar:

  1. haha suka, lanjut yaaa ~~^^, aigoo Urri Ssha-shi emang OVER acting waktu di RS suka deh liat tingkah konyolnya. hehe

    BalasHapus
  2. KAKAK JEMPOL 4 BUAT KAKAK!!!!
    EPISODE 8NYA NIH KAK yang ketika sekyung tau seungjo

    BalasHapus
  3. Makasihhh kakakk....
    Udahhh di buatkan lanjutan sinopsisnya...

    BalasHapus
  4. thanks buat sinopsisnya <3
    Moon Geun Young cantik bgt makin fans deh aku <3

    BalasHapus
  5. Haha...ngakak liat seung jo.. unnie ayo ditunggu kelajutannya..fithing..

    BalasHapus
  6. Iya :) Ini lagi dibuat..

    Regard^^

    BalasHapus
  7. di tunggu episode 6 nyaa :) fighting chingu (҂'̀⌣'́)9

    BalasHapus
  8. Itu di RS banyak amat "tamu tak diundang". asli si Ssha ini mimik wajahnya bikin ketawa. two thumbs up buat PSH..

    BalasHapus
  9. iya :) ini lagi dilanjut, kalog memungkinkan nanti malam ku posting, kalog ga besok..

    kan semua tamunya datang tiba-tiba, Seung Jo kan gak ngundang mereka.. :D

    Regards^^

    BalasHapus
  10. chingu yang part 6 aq buka kok gak bisa ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe :D Iya, tadi yg ep 6 gak sengaja aku publish pdhl belum siap, jadi aku masukin ke draft lagi.. untung belum ada yang baca.. Ini mau dilanjut lagi, sisa 7 menit baru siap part 1 nya..

      Regards^^

      Hapus
  11. Mbak ada brapa episode ya drama ini??
    Gomawo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada 20 episode.. Tapi sampe sekarang masih 8 episode..

      Hapus

Setelah membaca postingan, jangan lupa kasih komentar ya ..