Sabtu, 29 Desember 2012

Sinopsis Cheongdamdong Alice Episode 6 Part 1

Se Kyung berterima kasih, Seung Jo tersenyum, akhirnya Se Kyung berterima kasih padanya. Se Kyung berterima kasih untuk semuanya. (Lagu Daddy Long Legs pun diputar..)

Episode 6

Seung Jo membawa kotak boneka yang dititipkan Se Kyung untuk Jean Thierry Cha. Seung Jo duduk disofa lalu membuka sarung tangannya. Ia kemudian membuka kotak boneka itu. Dan mengambil dua buah boneka.


Ia melihat ke boneka yang satu dan tersenyum, ia teringat ketika Se Kyung bermain dengan wajah boneka yang dipegangnya. Ia lalu bergumam kalau Se Kyung seperti orang yang berada dalam drama.

Dan ia melihat boneka yang lain. Seung Jo kembali teringat adegan Se Kyung mengekspresikan hal yang cocok dilakukan boneka itu. "Laporan penjualan? Dia pasti akan gugup. " ujar Seung Jo tersenyum.

Seung Jo kembali teringat ucapan Se Kyung, "Akan lebih bagus kalau Presdir memberitahuku secara langsung. Tapi, hal itu tidak bisa terjadi, kan?" Seung Jo mengambil handphone yang baru dibelinya. Ia sepertinya hendak melakukan sesuatu.


Se Kyung teringat adegan ketika ia memberi boneka pada Seung Jo dan juga saat Seung Jo menyebutkan namanya. Ia tersenyum lalu menyebut namanya, "Seung Jo.. Kim Seung Jo." Se Kyung menggelengkan kepalanya, ia sepertinya menolak untuk memikirkan Seung Jo.


Ia lalu mengambil buku diary Yoon Joo, tapi ia segera mengambil handphonenya karena ada pesan masuk. Ia melihat ada foto boneka kelinci yang dibuatnya dan ada pesan menyatakan si pengirim adalah Jean Thierry Cha. Se Kyung kaget, ia seperti tidak percaya.


Seung Jo bingung , "apa seharusnya aku tidak mengirimnya (pesan)? APa pesannya bisa dibatalkan?"


Se Kyung senang, ia berjalan kesana kemari kemudian duduk di meja belajarnya. Ia bingung apa yang harus dilakukannya. Se Kyung pun lalu mencoba menenangkan diri. Ia lalu mengirim pesan terima kasih pada Presdir.


Seung Jo membaca pesannya, "Kamsahamnida, Presdir." Seung Jo bergumam, "kamsa?" Lalu ia tersenyum. (untung ga pidato lagi-.-)


Se Kyung menelpon Seung Jo untuk memberitahu Seung Jo kalau Presdir mengirimnya gambar boneka yang dikirimnya. Seung Jo menanggapi, "Oh, ya? Dia menanyakan nomor teleponmu."

Se Kyung senang, ia menduga kalau Presdir menyukai bonekanya karena Presdir mengirimnya gambar boneka yang bahagia. Seung Jo membenarkan praduganya kalau apa yang Se Kyung lakukan adalah ide bagus. Se Kyung berterima kasih.

Tak lupa Se Kyung menanyakan keadaan Seung Jo, ia mengingatkan kalau menurut rumah sakit Seung Jo harus minum banyak air putih, dan jika Seung Jo merasakan hal aneh, segera pergi kerumah sakit. Seung Jo meng-iyakan. Ia akan menelpon Se Kyung jika ada yang salah karena itu salah Se Kyung. Se Kyung tersenyum, ia menyuruh Seung Jo untuk istirahat.

Seung Jo tersenyum begitu pula dengan Se Kyung yang mengambil buku diary Yoon Joo lalu kemudian melihat gambar di ponsel yang diambilnya. Ia lalu memperhatikan satu foto, foto yang ada sedikit wajah Seung Jo. Ia lalu tersenyum senang.

Tapi perasaan senang saat melihat foto itu segera ia hilangkan. Ia menggeleng-gelengkan kepalanya. Lalu sepertinya ia mendapat ide desain.

Seung Jo sedang berada diruangan kerjanya, ia menjawab 100 pertanyaan yang diberikan Se Kyung. Ada pertanyaan tentang tempat tinggal. Seung Jo menjawab Cheongdam-dong, lalu ada pertanyaan tentang nickname dan ia pun berpikir. Tiba-tiba Se Kyung versi khayalan muncul.


Se Kyung bertanya film favoritnya? Seung Jo tersenyum, ia menjawab Love Affair. Se Kyung khayalan kembali bertanya tentang makanan favorit Seung Jo. Seung Jo menjawab crêpes karena ia suka sesuatu yang manis.


Se Kyung terus bertanya, "Lokasi favoritmu?" Seung Jo menjawab, "Paris Montmartre. Ada rumah crêpes yang sungguh lezat disana." Se Kyung bertanya untuk kesekian kalinya, "Kau suka Americano atau Cafe Latte?" Seung Jo menjawab, "Cafe Latte. Itu manis, jadi aku suka."

Kyaa >< Aku sama kayak Seung Jo, suka kopi Cafe Latte karena ada krim susu diatasnya..


Pertanyaan berikutnya, "Kapan terakhir kalinya kau menangis?" Seung Jo berpikir, ia teringat saat air matanya jatuh di atas buku tabungan Se Kyung, ia lalu tersenyum dan menjawab, "2012. 8 Desember.


Seung Jo berada ditempat barang elektronik. Sepertinya dia hendak membeli sesuatu.


Se Kyung melihat gambar desainnya.


Kembali ke Seung Jo, sekarang ia menggambar wajah yang tersenyum pada sebuah handphone. Seorang yang sepertinya pemilik toko memberikan dua bungkusan (mungkin satu isinya kamera & satu lagi hp, krna tdi dia megang kedua benda itu).


Se Kyung mencari bahan yang sesuai untuk desainnya.


Seung Jo berada diatas tempat tidur, posisinya seperti ketika seorang anak kecil bermain kuda-kudaan. Dia tengah menjawab pertanyaan yang diajukan Se Kyung.

Se Kyung dan Seung Jo. Keduanya sibuk dengan pekerjaan yang sedang mereka kerjakan.


Sampai akhirnya, Seung Jo tidur dengan kertas 100 pertanyaan tentang Jean Thierry Cha.


Dan Se Kyung tidur dengan gambar desain didekatnya.


Paginya Se Kyung bangun kemudian melihat jam di ponselnya. Ia sudah terlambat. Ah Jung yang sedari tadi membaca diary Se Kyung memperhatikan Se Kyung yang membereskan gambar desainnya tanpa menoleh padanya.


Se Kyung akhirnya menyadari keberadaan Ah Jung. Ia memarahi Ah Jung yang dari tadi berada disitu tapi tidak membangunkannya, ia lalu meminta Ah Jung membantunya membereskan barang-barangnya.


Ah Jung menunjukkan buku diary merah Yoon Joo. Ia bertanya benda apa itu? "Kelinci Putih! Menetapkan orang kaya. Penampilan pertama di muka umum. Apa yang kau lakukan akhir-akhir ini? Apa ini?!" Ah Jung marah. Se Kyung menjawab kalau benda itu milik Yoon Joo.


Ah Jung sepertinya sudah bisa menerka apa yang ingin dilakukan Se Kyung. Pantas saja akhir-akhir ini Se Kyung bertingkah aneh, mulai dari bertanya tentang Tommy Hong dan sebagainya.


Tiba-tiba Se Jin masuk mengganggu percakapan keduanya. Ia menyuruh Se Kyung segera berkemas karena truk pengangkut sudah tiba. Se Jin lalu keluar. Ah Jung akan melanjutkan percakapannya nanti, ia lalu keluar. Se Kyung hanya bisa menghela nafas.


Ibu berkomentar kalau rumahnya terlihat seperti baru karena yang tinggal sebelumnya orang yang rapi. Ayah juga berkomentar kalau rumahnya baru, dan dia bisa melihat sinar matahari juga. Ah Jung tersenyum, "Semua pipa boiler sudah ditata, jadi kalian tidak perlu cemas tentang penghangatnya." Mata Ah Jung dan Se Kyung bertemu, Ah Jung langsung buang muka.


Se Jin berteriak, ia tidak bisa mandi menggunakan shower dikamar mandi.Ia juga protes karena orang tuanya mengatakan kalau rumah itu baru. Ayah lalu menyuruh Se Kyung dan Ah Jung untuk beres-beres diatas.


Ah Jung kaget begitu tahu kalau Se Kyung menggunakan foto pernikahan Yoon Joo membuat kesepakatan dengannya dan itu artinya Se Kyung ingin hidup seperti Yoon Joo. Alasan dari semua hal itu adalah iri. Ah Jung berkomentar kalau semua wanita pasti iri, tapi hidup seperti itu bukanlah seperti Se Kyung. Ah Jung mengingatkan Se Kyung kalau ia membenci dan bahkan mengutuk orang seperti itu.


Se Kyung mengaku kalau dia hanya berpura-pura, bertingkah seperti dia bukanlah orang seperti itu, dan mulai sekarang dia tidak akan hidup seperti itu. Dia akan jujur dari sekarang, seperti Ah Jung dan Yoon Joo.


Ah Jung cemas, "Kenapa hidup seperti Seo Yoon Joo? Kau perlu hidup dengan jalanmu sendiri! Jika kau hidup seperti Seo Yoon Bal, apa kau pikir kau akan bahagia? Kau tidak bisa memahami, dalam jalanmu sendiri, orang seperti apa kau? uNtuk Seo Yoon Bal hidup seperti itu tidaklah aneh karena itulah caranya hidup selama ini. Tapi kau... Kau harus hidup seperti dirimu sendiri!"


Se Kyung berkomentar kalau apa yang dikatakan Ah Jung hanya ada dalam drama. "Bagaimana biasanya aku hidup? Hidup seperti ini, dirumah teman? Bekerja kontrak ke kontrak? Melakukan pekerjaan untuk teman? Apakah itu diriku?" ujar Se Kyung. Ah Jung tidak bermaksud begitu.


Se Kyung kembali  bicara, "Jika aku bisa hidup sepertimu, itu akan sangat menyenangkan! Itulah yang kuinginkan! Tapi tidak lagi. Aku ingin hidup seperti Seo Yoon Joo sekarang." Se Kyung berjalan pergi, ia lalu berbalik, "Kau bertanya, akankah aku bahagia? Lalu, hidup seperti ini, apa kau pikir ini bahagia?" Ia lalu pergi meninggalkan Ah Jung sendirian.


Se Kyung berada di teras luar, Ah Jung menghampirinya. Se Kyung berkata kalau ia bersikap seperti tidak membutuhkan Ah Jung atau meminta izinnya, jika Ah Jung tidak membantunya, ia yang akan melakukannya sendiri.


"Kau hanya ingin tahu keadaan pribadi Presdir, kan? Ini tidak seperti kau akan menyerangnya. Atau kau akan merampoknya. Itu bukan alasan aku tidak membantumu. Aku hanya takut kalau ini akan menjadi sulit untukmu." ujar Ah Jung.


"Bahkan sekarang, ini sudah sulit. Aku sudah menghabiskan uang belajar selama 10 tahun, tapi tidak ada yang berjalan baik. Selalu mengatakan aku kurang. Tidakkah kau tahu itu sudah sulit?" kata Se Kyung. Ah Jung membenarkan, semua temannya mengatakan hal itu.

Se Kyung meminta Ah Jung berada disisinya. "Apa kau punya keyakinan hidup lebih baik dari Seo Yoon Bal?" tanya Ah Jung. Se Kyung tersenyum, dari dulu dia tidak pernah kalah dari Yoon Joo. Ah Jung tersenyum, ia penasaran kenapa Se Kyung ingin bertemu dengan Presdir mereka. Se Kyung menjawab karna pria itu adalah Kelinci Putihnya. Ah Jung bingung, "Kelinci Putih?"

Dong Wook membaca 100 pertanyaan tentang Jean Thierry Cha dan menurutnya pertanyaannya aneh. Seung Jo tersenyum, ia mengganggap hal itu cute karena Se Kyung ingin tahu 100 hal tentangnya dan tentu saja itu akan menjadi kenangan yang indah untuknya.

Aih ampun oppa, cute banget sih kalog lagi senyum polos gitu.. Hahaha :D

Bukankah pada waktu kecil mereka juga mengisi hal-hal seperti itu? Dong Wook berkomentar, setidaknya Seung Jo menuliskannya dengan jujur karena sebagian dari jawabannya adalah kebohongan. LOL

Kalau begitu, nanti Seung Jo akan ketahuan seperti kemarin. Kemarin itu keajaiban karena tidak ketahuan. Seung Jo berkomentar kalau hanya tiga orang yang perlu menutup mulutnya sehingga ia tidak ketahuan dan ketiga orang itu adalah Dong Wook, Sekretaris Moon, dan Supir Kim. Tiga orang, TIGA!

Kyaa >< Kan seharusnya lima, Dong Wook, Sekretaris Moon, Supir Kim, Yoon Joo, dan Aku *peace*

Se Kyung bercerita pada Ah Jung kalau ia bekerja melalui perantara Sekretaris Kim, dan semua informasi ia dapat darinya karena tidak ada yang tidak diketahuinya tentang Presdir.  (Aih ampun, cute banget bantal yang dipegang Ah Jung >< Jadi pengen..)

Ah Jung memberi saran agar Se Kyung fokus pada Sekretaris Kim karena mereka bisa menggali informasi tentang Presdir darinya. Se Kyung membenarkan, ia tersenyum lalu menepuk punggung sahabatnya itu dengan kuat dan kemudian memuji Ah Jung dengan sebutan Detektif Choi.

Se Kyung pergi, Ah Jung ingin tahu kemana Se Kyung pergi. Dan ternyata ia pergi untuk mempersiapkan penampilan Presdir pada pesta yang akan diselenggarakan sekitar seminggu lagi. Ah Jung mengerti, tapi ia meminta Se Kyung untuk menyisakan Sekretaris Kim untuknya, ia punya cara yang bagus.

Se Kyung penasaran. Ah Jung berkata, "Pria yang terakhir kali berkencan denganku." Ah Jung melihat Se Kyung, "Kau tidak ingat? Aku bilang aku berkencan dengan Sekretaris Presdir." Se Kyung bingung, "Sekretaris siapa?"

Seung Jo masih berbicara dengan Dong Wook, "Supir Kim bisalah.... Moon, Sekretaris Moon adalah ketakutan terbesarku." Dan tiba-tiba Se Kyung menelpon. Seung Jo panik.

FYI: kalog seung jo panik pasti bilang eottokhe secara cepat dan berulang-ulang.

Dong Wook tersenyum, Seung Jo harus menjawabnya. Seung Jo berdehem lalu menjawab teleponnya. Seung Jo menjawab iya, aku mengerti, iya.

Dan, yang paling penasaran akan percakapan mereka berdua adalah Dong Wook (LOL). Ternyata dia sudah ketularan virusnya Seung Jo, kalog lagi panik atau penasaran mengatakan sesuatu dengan cepat dan berulang-ulang.

Dong Wook bertanya apa yang dikatakan Se Kyung? Seung Jo tidak menjawab dan malah menyuruh Dong Wook pulang, LOL. Cuacanya bagus, apa Dong Wook tidak memiliki rencana? Hahaha.. Ini namanya pengusiran cara halus..

Dong Wook tersenyum menggoda, apa Se Kyung mengajaknya bertemu? Nge-date? Seung Jo berkata, "Kencan? Mungkin dia menelpon karena urusan kerja." Dong Wook heran karena ini hari Minggu.

Selanjutnya Seung Jo mengambil dua bungkusan dan aha! Ada bunga-bungannya.. Hahaha :D Bungkusan berwarna ungu dengan masing-masing satu bunga disalah satu sudutnya, ada bunga warna coklat dan merah. Kenapa coba gak ada warna biru :3

Seung Jo bertanya pada Dong Wook apakah bungkusnya terlalu aneh? Dong Wook menjawab ya, ia lalu bergaya ala CB-_-".. Seung Jo tersenyum (senang atau geli? Hahaha)

Seung Jo bertemu dengan Se Kyung di cafe. Ia memberikan bungkusan itu dengan gaya sok cool yang isinya ponsel dan kamera untuk mengirim pesan dan mengambil gambar (ya, iyalah masa sih ponsel buat goreng ikan, kan gak lucu :3).

Dan Seung Jo yang masih berakting cool berbohong kalau itu untuk pekerja mereka dan beruntung masih ada satu set tersisa. Se Kyung mengeluarkan isinya dan berkata ia akan menggunakannya. Bungkusan yang kedua keluar.

Yay!! Masih ada bunga berwarna merah yang tertinggal. Se Kyung bingung akan keberadaan bunga itu. Seung Jo yang tersadar segera mengambil bunga merah itu dan berpura-pura bingung kenapa benda itu ada disitu. LOL

Hahaha, ni adegan bener-bener..... *jawab sendiri*

Se Kyung menunjukkan desain yang dibuatnya. Seung Jo terkejut karena Se Kyung membuatnya dalam sehari.

Pertama, ia terinspirasi dari style Pangeran William. Semuanya berwarna hitam, jaket berkancing ganda membuatnya tampak mencolok. Dan celananya bebas lipatan, tidak kusut. Seung Jo berkomentar kalau bagian garis disitu lebih dalam dan juga lebih ramping. Se Kyung akan memperbaikinya.

Yang kalimat kedua aku kurang ngerti artinya, maklum bukan orang fashion jadi kalog artinya salah, mian ya..

Ah Jung berada dicafe. Ia memasukkan ID dan passwordnya pada sebuah web kantor mereka. Dan ternyata dia login hanya untuk mencari nama Kim Seung Jo dideretan sekretaris yang ada dikantornya. Tentu saja hasilnya nihil, tidak ada nama Kim Seung Jo disana.

Kembali ke Se Kyung dan Seung Jo yang tengah mengantri untuk mendapatkan minuman. Se Kyung menulis dibuku, ia kemudian mendapat telepon dari Ah Jung yang mengabarkan kalau tidak ada Sekretaris Kim dikantor mereka. Ah Jung curiga apa benar Seung Jo adalah Sekretaris Presdir atau bukan.

Seung Jo selesai mengantri, ia lalu tersenyum pada Se Kyung dan berjalan ke tempat duduk. Se Kyung tersenyum lalu cepat-cepat menyuruh Ah Jung menutup teleponnya.

Ah Jung ternyata di cafe itu untuk bertemu dengan Sekretaris Moon. Sekretaris Moon bertanya kenapa tiba-tiba Ah Jung menelponnya? Bukankah Ah Jung sudah menolaknya (O.o)? Ah Jung bersikap manis, ia menyuruh Sekretaris Moon untuk duduk duluan.

Sekretaris Moon duduk dan senyum Ah Jung pun perlahan menghilang.

Seung Jo meminta Se Kyung melanjutkan penjelasannya. Dan perlahan mata Se Kyung menatap tajam kearah Seung Jo. Terlihatlah Seung Jo yang mulai rada gimana gitu, hehehe :D. Se Kyung mendekatkan wajahnya, ia bertanya apa Seung Jo membawa 100 pertanyaannya? Seung Jo menjawab kalau ia belum menyelesaikannya. Se Kyung bertanya apa Seung Jo sudah memotret ruang pakaian Presdir? Dan Seung Jo menjawab kalau ia lupa.

Pertanyaan introgasi Se Kyung yang selanjutnya mengenai ukuran Presdir. Dan Seung Jo menjawab kalau ia juga... lupa. Ia beralasan kalau ini hari Minggu, hari untuk beristirahat. Se Kyung lalu meminta kartu bisnis Seung Jo. Seung Jo tergagap, "Kartu bisnis?" Se Kyung mengatakan kalau ia belum menerima kartu bisnis Seung Jo, pertama bertemu Seung Jo ia hanya memberi kartu bisnis Presdir, jadi kali ini dia meminta milik Seung Jo.

Suddenly.. Ada bunyi dering ponsel Seung Jo yang ternyata pesan dari Sekretaris Moon yang mengatakan kalau ia berada disituasi darurat. Se Kyung tersenyum, ia meminta kartu bisnis Seung Jo, Seung Jo tersenyum takut.

Hahaha, ternyata Se Kyung bisa ngintrogasi orang juga ya :D

Ah Jung bertanya, kalau didalam tim sekretaris, apa ada orang bernama Kim Seung Jo? Sekretaris Kim melihat keponselnya, ia berpura-pura heran kenapa Ah Jung serius tentang hal itu. Dan Ah Jung memberitahu faktanya kalau ia adalah temannya Se Kyung, Sekretaris Kim menyuruh Se Kyung melakukan sesuatu untuk Presdir tapi ketika ia mencari nama Kim Seung Jo, ia tidak menemukannya pada tim sekretaris.

Dan beruntung... Sekretaris Moon bisa menarik nafas sejenak, ada telepon masuk ke ponselnya. Ia lalu permisi untuk mengangkat teleponnya pada Ah Jung. Ah Jung pun pura-pura tersenyum.

Sekretaris Moon memberitahu Seung Jo kalau Ah Jung adalah temannya Se Kyung dan ia mencari nama Kim Seung Jo, tapi tidak ada orang yang memiliki nama itu. Dia bertanya pada Sekretaris Moon untuk memastikan.

Ini Ah Jung kayak'a lagi ngesms Se Kyung karna dia megang hp.

Seung Jo bergumam, ia sekarang tahu alasan mengapa Se Kyung meminta kartu bisnisnya. Ia lalu bertanya apa yang dilakukan Sekretaris Moon? Sekretaris Moon menjawab kalau ia pergi untuk menjawab telepon. Ah Jung terlihat was-was, siapa tahu Sekretaris Moon datang.

Sekretaris Moon bertanya apa yang akan mereka lakukan. Seperti kebiasaannya kalau lagi panik, Seung Jo berkata eottokhe secara cepat dan berulang-ulang. Sekretaris Moon memberi saran agar Seung Jo mengungkapkan kalau dialah Presdirnya. Tidak ada jalan lain karena Seung Jo bukanlah bagian dari Artemis, rasanya aneh jika seorang Presdir jadi Sekretaris.

Seung Jo diam, sepertinya ia mendapat ide. Kemudian dia memasang wajah serius, "Sekretaris Moon. Dengarkan aku baik-baik."

Ternyata dugaanku tepat, Se Kyung dan Ah Jung tengah ber-sms ria. Se Kyung memberitahu ketika ia meminta kartu bisnis Seung Jo, ia menjawab kalau kartu bisnisnya tidak ada disini. Bagaimana dengan Ah Jung? Ia menjawab kalau Sekretaris Moon keluar untuk menjawab telepon, dia terlihat panik. Se Kyung membalas kalau disini juga sama seperti ditempat Ah Jung. Kedua pria datang, dan kedua wanita menyembunyikan ponselnya.

Seung Jo duduk didepan Se Kyung dengan tatapan serius.

Hal yang sama dengan Sekretaris Moon yang juga memasang muka serius.

Seung Jo menyuruh Se Kyung mendengarkannya baik-baik.

Dan di tempat Sekretaris Moon juga melakukan hal yang sama.

"Sebenarnya.. CEO Jean Thierry Cha.." ujar Seung Jo. (Penasaraaannn)

"Sebenarnya, Sekretaris Kim adalah Presdir Jean Thierry Cha....." ujar Sekretaris Kim (ini ada sambungannya, dan sambungannya diucapkan Seung Jo).

"Cha's doppelganger" ujar Seung Jo.

Baca artikel tentang doppelganger disini karna aku susah menjelaskan tentang apa dan bagaimana doppelganger itu.

Se Kyung dan Ah Jung bingung.

Se Kyung membaca artikel tentang doppelganger di internet. Seung Jo berbohong, "Ini seperti posisi rahasia untuk melakukan pekerjaan publik. Itulah kenapa aku tidak punya kartu bisnis dan aku tidak dimasukkan dalam buku registrasi kantor. Aku adalah pekerja pribadi Presdir."

Se Kyung bertanya apa Seung Jo mirip seperti Predir? "Seorang doppelganger seharusnya terlihat mirip. Apa kau terlihat seperti Presdir?" Seung Jo menjawab, "Tentu, aku lebih atraktif." Se Kyung bertanya apa pekerjaan Seung Jo? Ia menjawab pekerja agen. Ia menyuruh Se Kyung mendekat.

"Ini adalah top secret, tapi semua CEO perusahaan didunia memiliki satu. Artemis punya satu, dan juga bercabang di Prancis dan NYC (New York City?). Karena mereka punya sangggaaatt banyak pekerjaan. Seperti yang kubilang, Presdir SANGAT membenci invasi privasi. Dia nyaris memiliki sosial phobia. Aku tidak akan menjabarkannya secara detail, tapi..." kalimat terakhir dipotong oleh Se Kyung yang membutuhkan bukti.

Se Kyung menjabarkan alasan kenapa ia membutuhkan bukti, ia tidak percaya dengan ucapan Seung Jo. Dia tidak punya kartu bisnis dan bahkan pekerja di Artemis. Seung Jo mengaku pekerja pribadi Presdir dan sekarang doppelgangernya? Apa Seung Jo meminta agar Se Kyung mempercayai semuanya?

Seung Jo menjawab kalau ia berkata jujur (liarr!!). Se Kyung menyela, itulah alasan dia meminta bukti. Se Kyung mendapat telepon dari seseorang, ia lalu pergi kebelakang. Seung Jo panik.

Se Kyung ternyata bertelepon dengan Ah Jung yang memberitahu kalau Sekretaris Moon mengatakan Seung Jo adalah doppelganger, dan menurut Ah Jung Sekretaris Moon tidak pandai berbohong, jadi jika Seung Jo menipu Se Kyung, Sekretaris Moon tidak akan tinggal diam.

Se Kyung masih tidak yakin. Ah Jung kembali mengatakan kalau menurut Sekretaris Moon Presdir orang yang aneh. Dia memang tidak memahami betul tentang Presdir.

Dan suara Seung Jo membuatnya kaget. Se Kyung lalu menyuruh Ah Jung bicara nanti. Seung Jo mengajak Se Kyung pergi, pergi untuk menunjukkan bukti. Se Kyung mengambil syal yang dililitkan di leher Seung Jo.

Sekretarisnya Tommy Hong menemukan beberapa pengejaan nama Seung Jo sejak dia ke Amerika tahun 1999 (beuh, ini tahun lahir sepupuku). Ada beberapa file tentang kemungkinan keberadaan Seung Jo. Dan ada sebuah file tentang ruang sekamar Seung Jo yang ternyata orang Korea pada tahun 2000 dan ia tinggal di New Haven. Tommy berpikir, "New Haven?"

Dia membaca file selanjutnya, tahun 2001, berada diposisi ketiga kompetisi amatir. Tommy kembali berpikir, "Kompetisi...." Sekretaris bingung, apa ada yang salah? Tommy menyelami ingatannya, "1997 (ini tahun lahir sepupu & temanku)..... Dae Han Economics."

Dan galeri majalah Tommy terbuka, ada sebuah artikel mengenai Presdir Cha yang membuka Rowing Academy (Turnamen) dan ada 3 anggota yang berasal dari Korea yaitu Josh Kim, Myung Soo Han.... Dae Chul Han.

Tommy mengulang namanya, "Dae Chul Han.. Dae Chul Han.. Dae Chul Han.." Kemudian ia membuka buku kartu namanya dan menemukan kartu nama Han Dae Chul. Ia lalu membuat tesis kalau Seung Jo lulus di Universitas Yale pada tahun 2003, maka Dae Chul juga dan Universitas Yale berada di New Haven.

Tommy Hong menyuruh Sekretarisnya mencari informasi dari Universitas Yale tentang Seung Jo.

Apakah mereka berhasil menemukan informasinya? Bisakah Tommy Hong membuat kemungkinan kalau Jean Thierry Cha adalah Seung Jo menjadi 75%? Dan apakah bukti yang hendak ditunjukkan Seung Jo? Tunggu kelanjutannya di part 2.. See you :)

Bersambung: ke part 2 Regards^^
Grace

20 komentar:

  1. Balasan
    1. Yaahh, episod 6 nya aja baru part 1, jd tunggu seteLah episod 7 seLesai d posting baru tuh episod 8nya.. :D

      Hapus
    2. Dari Admin grss : Hehhehe.. Mian ya admin aku ga bisa bikin part 2 nya.. Bukan karna aku malas, tapi karna wifi lagi rusak dan hari senin baru diperbaiki.. Memang sih kemarin udh ku download ep 6 nya, tp krna bntr lagi mau masuk sekolah, jadi semua video" N gambar yg ku unduh ku hapus.. Aku mau ngasih komentar di blog, tp ga bisa lihat komentar di blog karna aku on dari hp.. Admin yang baik hati, aku minta tolong untuk meng-copast komentar ini dan mengirim'a di blogku (k-dramarecap.blogspot.com).. Jangan lupa buat diawal text message from ge vanggelisa.. Gomawo kalog adminnya mau ngebantu .. Regards^^

      Hapus
  2. Horraaaayyy, sinop nya sudah d Lanjutkan Lagi.. :D

    BalasHapus
  3. banyaaaaaaaaaaaaak cinta buat Urri Seung Jo Oppa yang kelakuanya makin cute aja ~~^^. disini banyak sekali adegan yang kusuka, banyolan tanpa hentinya itu yang selalu kutunggu-tunggu. oh iya yang buat nulis sinopnya ada cinta juga KAMSAAAAA hehe

    BalasHapus
  4. deuuuh gak presdir gak sekertarisnya sama-sama LOL waktu adegan inrtogasi, hahaha sekarang bukan hanya Heo Dongwook yang ketularan Crazynya Urri Sshaa-Shi tapi sekre Moon Juga. hahaha

    BalasHapus
  5. ditgu y klnjutan episodx....penasaran banget ni!!!!!makasih

    BalasHapus
  6. jngn lama2 kak part 2 nya....
    bikin gk bs tdr...
    krn penasaran....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari Admin grss : Hehhehe.. Mian ya admin aku ga bisa bikin part 2 nya.. Bukan karna aku malas, tapi karna wifi lagi rusak dan hari senin baru diperbaiki.. Memang sih kemarin udh ku download ep 6 nya, tp krna bntr lagi mau masuk sekolah, jadi semua video" N gambar yg ku unduh ku hapus.. Aku mau ngasih komentar di blog, tp ga bisa lihat komentar di blog karna aku on dari hp.. Admin yang baik hati, aku minta tolong untuk meng-copast komentar ini dan mengirim'a di blogku (k-dramarecap.blogspot.com).. Jangan lupa buat diawal text message from ge vanggelisa.. Gomawo kalog adminnya mau ngebantu .. Regards^^

      Hapus
  7. Semangat eonnie... link.ny saya share di forum chingudrama yaaah... ;)

    BalasHapus
  8. masi lom kluar tah yang part 2 nya..ayo donk..

    BalasHapus
  9. part 2 nya donk. penasarn udah >.<

    BalasHapus
  10. Part 2 dunk....dah pnsaran bnget nich...ternyata yg jdi ah jung tmen siwon di repley 1997 ya

    BalasHapus
  11. aku udh seminggu bolak balik ngecek blog ini -___- udh kepalang penasaran sama part 2 nya . kalo admin dsini.lg gak sibuk cepet terusin sinopsis.nya yah, syukur2 kalo skalian sm ep.7 nya ^^~~

    BalasHapus
  12. admin nya lagi sibuk ya ?
    kok part 2 nya belum ada ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari Admin grss : Hehhehe.. Mian ya admin aku ga bisa bikin part 2 nya.. Bukan karna aku malas, tapi karna wifi lagi rusak dan hari senin baru diperbaiki.. Memang sih kemarin udh ku download ep 6 nya, tp krna bntr lagi mau masuk sekolah, jadi semua video" N gambar yg ku unduh ku hapus.. Aku mau ngasih komentar di blog, tp ga bisa lihat komentar di blog karna aku on dari hp.. Admin yang baik hati, aku minta tolong untuk meng-copast komentar ini dan mengirim'a di blogku (k-dramarecap.blogspot.com).. Jangan lupa buat diawal text message from ge vanggelisa.. Gomawo kalog adminnya mau ngebantu .. Regards^^

      Hapus
    2. ya terus gimana donk.. padahal aq dah penasaran ma kelanjutannya..

      Hapus
  13. aq sdah lihat lanjutan nya,, seruuuu,,,

    BalasHapus
  14. liat dimana...?
    kasih linknya doong
    tengkyu :)

    Yetmi

    BalasHapus
  15. lanjutannya bisa di lihat di berita korea, tapi hanya rekap, bukan sinopsis yang sebenarnya~~

    BalasHapus

Setelah membaca postingan, jangan lupa kasih komentar ya ..